Media Informasi dan Komunikasi Pengamal Thoriiqoh Qoodiriyyah Naqsyabandiyyah PonPes Suryalaya ,Tasikmalaya Jawa Barat.
Sekretariat: Majlis Dzikir Musholla Al Mubarok,Kavling Serpong Rt02/04,Serpong Tangerang Selatan, Banten

Selasa, 24 Februari 2015

ZUHUD YANG SEBENARNYA
Sulthanul Aulia Ahli Silsilah ke-36 yang
mendapat gelar “Master Dunia Akhirat” mengatakan:
“Hanya orang bodoh dan orang gila yang tidak ingin kaya”
Syahdan, ada seorang syaikh yang hidup sederhana. Dia makan sekedar kebutuhan untuk bertahan-hidup saja. Karena profesinya nelayan, pagi-pagi dia memancing ikan. Setelah mendapat banyak ikan, dia membelah ikan-ikan itu menjadi dua: batang tubuh ikan itu dibagi-bagikan kepada tetangganya, sementara kepalanya dia kumpulkan untuk dimasak sendiri. Karena terbiasa makan kepala ikan itulah sehingga ia diberi julukan syaikh kepala ikan. Dia seorang sufi yang memiliki banyak murid.
Salah seorang muridnya hendak pergi ke Mursia, sebuah daerah di Spanyol. Kebetulan syaikh kepala ikan ini mempunyai seorang guru sufi besar disana (Syaikh Al-Akbar). “Tolong kamu mampir ke kediaman guruku di Mursia, dan mintakan nasihat untukku,” pesan syaikh kepada muridnya.

Selasa, 25 November 2014

 AJARAN KEEMPATBELAS

Wahai mereka yang menjadi hamba hawa nafsu mereka! Janganlah kamu mengira bahwa diri kamu masuk ke dalam golongan mereka yang menjadi anggota Allah.Kamu telah menghambakan diri kamu dengan keinginan kamu, sedangkan mereka menghambakan diri mereka kepada Allah SWT. Kamu menghendaki dunia, sedangkan mereka menghendaki akhirat. Kamu hanya melihat dunia ini saja, sedangkan mereka melihat Tuhan yang menciptakan langit dan bumi.Kesenanganmu terletak pada mahluk, sedangkan kesenangan mereka terletak pada Allah. Hati kamu terikat kepada Dunia, tetapi hati mereka terikat kepada Allah Yang Maha Agung. Kamu adalah korban setiap apa yang kamu lihat, tetapi mereka adalah korban apa yang tidak kamu lihat, mereka melihat Allah yang membuat segala hal yang tidak dapat dilihat dengan mata kepala. Mereka telah mencapai tujuan hidup dan mendapatkan kesejahteraan, sedangkan kamu masih saja terbenam di dalam nafsu keduniaanmu.
Mereka menghilang dari mahluk, dari nafsu duniawi dan dari kehendak mereka sendiri. Sehingga dengan demikian, mereka dapat sampai ke hadlirat Illahi yang memberi mereka kekuatan untuk mencapai puncak wujud mereka, seperti menta'ati dan memuji Allah. Inilah karunia Illahi yang diberikan-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Mereka menjadikan ketaatan kepada Allah dan pujian terhadap-Nya sebagai kewajiban mereka. Mereka berpegang teguh kepada-Nya dengan pertolongan yang diberikan-Nya kepada mereka. Semua ini mereka lakukan tanpa mengalami kesulitan apa-apa. Maka jadilah ketaatan mereka itu sebagai nyawa dan santapan mereka. 

Kamis, 11 September 2014

Dr. Hj. Sri Mulyati, MA

Para ahli berpendapat bahwa islamisasi Indonesia sampai sekarang masih berlanjut.
Ini harus diartikan bahwa Islam yang datang ke Indonesia harus melewati jalan, rentang waktu, serta corak pemikiran yang panjang, dimulai dari Islam datang di pelabuhan-pelabuhan, diperkenalkan, disebarkan, dikembangkan, dimantapkan dan diperbarui.

Islam yang datang ke Indonesia melalui transportasi laut harus menyusuri pantai Laut Merah, negeri Yaman, Hadramaut, Gujarat, Pulau Seylon, mungkin Teluk Benggala, selanjutnya sampai Patani-Thailand Selatan, baru sampai ke Perlak. Dari Perlak menyusuri Banten, Gresik terus ke timur melalui Mataram (Lombok) ke Maluku, tempat-tempat itu masing-masing mempunyai peranan dalam perkembangan Islam. Dalam perkembangannya kemudian, jaringan hubungan seperti itu terus berlanjut timbal balik dari abad ke abad, generasi ke generasi, mula-mula berupa jaringan perdagangan, berlanjut kepada jaringan ulama sebagaimana disebutkan oleh Azyumardi Azra, selanjutnya kepada jaringan tasawuf tarekat sehingga perubahan apa pun yang terjadi di pusat Islam Timur Tengah akan sangat mempengaruhi keadaan Islam di Indonesia.
Ajaran Islam dibawa oleh Nabi Muhammad yang pada masa awal dilaksanakan secara murni. Ketika Rasulullah wafat, cara beramal dan beribadah para sahabat dan tabi’in masih tetap memelihara dan membina ajaran Rasul, disebut amalan salaf al-shalih.

Sabtu, 12 Juli 2014

Manakib Syeikh Muhammad Bahauddin An-Naqsabandi
Oleh:
Asy-Syaikh As-Sayyid KH.Shohibul Faroji Azmatkhan Ba’alawi Al-Husaini
(Mursyid Thariqah Naqsabandiyyah Wali Songo/ Thariqah Wali Songo)
Syeikh Muhammad Bahauddin An-Naqsabandi adalah seorang wali qutub yang masyhur hidup pada tahun 717-791 H di desa Qoshrul ‘Arifan, Bukhara, Rusia. Beliau adalah pendiri Tariqah Naqsyabandiyah sebuah tariqah yang sangat terkenal dengan pengikut sampai jutaan jama’ah dan tersebar sampai ke Indonesia hingga saat ini.
Syekh Muhammmad Baba as Samasiy adalah guru pertama kali dari Syekh Muhammad Bahauddin Ra. yang telah mengetahui sebelumnya tentang akan lahirnya seseorang yang akan menjadi orang besar, yang mulia dan agung baik disisi Allah Swt. maupun dihadapan sesama manusia di desa Qoshrul Arifan yang tidak lain adalah Syekh Bahauddin.
Di dalam asuhan, didikan dan gemblengan dari Syekh Muhammad Baba inilah Syekh Muhammad Bahauddin mencapai keberhasilan di dalam mendekatkan diri kepada Allah Swt. sampai Syekh Muhammad Baba menganugerahinya sebuah “kopiah wasiat al Azizan” yang membuat cita-citanya untuk lebih dekat dan wusul kepada Allah Swt. semakin meningkat dan bertambah kuat. Hingga pada suatu saat, Syekh Muhammad Bahauddin Ra. melaksanakan sholat lail di Masjid. Dalam salah satu sujudnya hati beliau bergetar dengan getaran yang sangat menyejukkan sampai terasa hadir dihadapan Allah (tadhoru’). Saat itu beliau berdo’a, “Ya Allah berilah aku kekuatan untuk menerima bala’ dan cobaanya mahabbbah (cinta kepada Allah)”.

Rabu, 11 Juni 2014


Mursyid sederhana dan penyayang santri miskin
Purwokerto adalah ibukota kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang terletak di selatan Gunung Slamet, salah satu gunung berapi yang masih aktif di pulau Jawa. Purwokerto merupakan salah satu pusat perdagangan dan pendidikan di kawasan selatan Jawa Tengah.
Sementara kabupaten Banyumas sendiri merupakan sebuah kawasan kebudayaan yang memiliki ciri khas tertentu di antara keanekaragaman budaya Jawa yang disebut sebagai budaya Banyumasan. Ciri khas ini ditandai dengan kekhasan dialek bahasa, citra seni dan tipologi masyarakatnya.
Bentang alam wilayah banyumasan berupa dataran tinggi dan pegunungan serta lembah-lembah dengan bentangan sungai-sungai yang menjamin kelangsungan pertanian dengan irigasi tradisional. kondisi yang demikian membenarkan kenyataan kesuburan wilayah ini (gemah ripah loh jinawi).

Sabtu, 24 Mei 2014

Keramat Al-Mu’tashim
Majalah Nisfi al-Dunia (Mesir) pernah memuat artikel kecil yang berjudul “Keanehan Dunia”. Artikel ini menceritakan tetang seorang gadis Mesir memiliki pendengaran sangat tajam sehingga bisa mendengar suara dari jarak puluhan km. Kelebihan ini didapatkan mulai gadis cilik, Muna Ibrahim, berusia dua tahun. Ibunya bercerita bahwa dia pernah menyuruhnya pergi kepasar. Sewaktu Muna berada dipasar, sang ibu memanggilnya “ Muna!!..aku lupa sesuatu!..Belikan aku tomat! “. Beberapa jam kemudian, Muna kembali kerumahnya dengan membawa tomat yang dipesan ibunya..
Kejadian berikutnya terjadi disaat Ayahnya mendapat eksident jatuh dari traktor yang mengakibatkan kaki kirinya patah dan pada saat itu tidak ada orang yang melihatnya. Kemudian dia teringat bahwa anaknya Muna mempunyai pendengaran yang sangat tajam. Ia memangilnya dengan suara lemah. Beberapa saat kemudian Muna dan Ibunya datang dengan mobil ambulan yang segra membawanya ke rumah sakit.
*****

Rabu, 16 April 2014

AJARAN KESEBELAS

Jika nafsu untuk kawin telah muncul di dalam pikiranmu, tetapi kamu miskin papa lalu kamu bersabar dengan harapan menunggu pertolongan Allah yang menciptakan kamu dan nafsu kamu itu, maka Allah pasti menolong kamu, baik dengan menghilangkan nafsu itu dari kamu maupun dengan memberimu rizki atau dengan mencukupkan kamu dengan berbagai cara, dengan meringankan beban dan meningkatkan derajat kamu di akhirat kelak. Allah pasti menolongmu karena kesabaran dan keridhaanmu itu. Allah pasti menambah kesucian dan kekuatanmu.Jika Allah mencukupimu di dalam masalah rizki, maka kesabaranmu itu akan berubah dengan syukur. Allah SWT menjanjikan akan menambah karunia-Nya kepada mereka yang bersyukur. Firman Allah: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. "(QS 14:7)
Jika sesuatu itu telah ditakdirkan bukan untuk kamu, maka janganlah kamu merasa kesal. Singkirkanlah perasaan itu jauh-jauh dari hatimu, baik sifat kebinatanganmu itu suka maupun tidak. Bersabarlah dan lawanlah keinginan nafsumu itu serta bertawakallah dan berpegang teguhlah pada perintah-perintah Allah. Ridhalah dengan takdir Tuhan, dan dalam kondisi ini, berharaplah akan mendapat keridhaan dan karunia-Nya. Allah berfirman, "Hanya orang sabar itu sajalah akan dihargai sepenuhnya tanpa batas."
Sumber: http://www.scribd.com/doc/28543643/futuhul-ghaib